Melahirkan Tenaga Medis Berstandar Internasional

STIKes Murni Teguh

SEKOLAH Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Murni Teguh berupaya melahir­kan te­naga medis, khususnya di bidang ke­pe­rawatan dan kebidanan berstandar inter­na­sio­nal. Sebab manajemen kampus me­nyadari, perawat atau bidan merupakan tenaga medis yang penting untuk peningkat­an kualitas pelayanan kesehatan di Indo­nesia.

 

Ketua Yayasan Tapemulia Bangsa (YTB) dr Mutiara MHA MKT  yang di­wawancarai Analisa di Rumah Sakit Murni Teguh, Jalan Jawa No. 2 Medan men­jelas­kan, untuk menjadikan lulusan STIKes Murni Teguh bertaraf internasional, pihak­nya telah menyiapkan staf pengajar dan fasilitas belajar yang unggul.

“Kita saat ini memiliki dua program studi, yakni S1 Keperawatan dan D3 Ke­bidanan. Kita tahu bahwa peran perawat dan bidan sangat vital dalam peningkatan kua­litas pelayanan kesehatan. Nah, kita ber­harap lulusan kita bisa terampil dan memiliki karakter untuk melayani serta mampu menembus pasar luar negeri,” ujar dr Mutiara, Rabu (14/6).

Berkaitan dengan hal tersebut, Jumat (16/6) STIKes Murni Teguh akan mengge­lar syukuran yang dirangkai dengan seminar ke­sehatan khususnya terkait standar-stan­dar apa saja yang harus manajemen lakukan un­tuk mencapai akreditasi berstandar internasional.

Akreditasi adalah tolok ukur yang harus di­capai, Manajemen STIKes Murni Teguh akan mengundang para pembicara yang ahli di bidangnya agar kualitas STIKes bisa mencapai standar internasional seperti yang dicita-citakan.

 

“Acara juga sebagai bentuk rasa syukur kami atas terbitnya SK Nomor 251/KPT/I/2017 tertanggal 8 Mei 2017 yang  memuat izin perubahan nama dan perubahan lokasi atau alihkelola Sekolah Tinggi Ilmu Ke­sehatan Bina Bangsa Kuala Simpang di Aceh Tamiang menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Murni Teguh di Kota Me­dan yang berada di bawah naungan Yayasan Ta­pemulia Bangsa,” tegasnya.

Mutiara mengatakan, proses kegiatan belajar mengajar di STIKes Murni Teguh juga akan lebih mengedepankan praktik daripada teori. Bobotnya 75 persen praktik dan 25 persen teori. Pihaknya juga akan menjalin kerja sama dengan institusi terkait di luar negeri seperti Australia.

“Saya melihat kalau di luar negeri itu, calon-calon perawatnya itu dilatih dahulu kemampuannya dengan alat-alat kesehatan yang sama persis dengan aslinya. Boneka peng­ganti manusianya juga didesain secara khusus sehingga kalau sampai ada kesala­han medis, bonekanya bisa bereaksi. Kita ingin juga menerapkan hal itu di sini,” ujar­nya.

 

Praktik calon perawat dan bidan, im­buhnya, akan dilakukan di RS Murni Teguh serta di rumah sakit swasta yang telah men­jalin kerja sama. STIKes Murni Teguh juga akan menyediakan beasiswa bagi ma­hasiswa yang pintar secara intelektual dan berkarakter, memiliki semangat untuk me­layani.

“Pemberian beasiswa, selain melihat nilai juga dites lagi. Kita tidak mau mereka ha­nya pintar, tapi ternyata tidak memiliki passion yang kuat untuk memberikan pe­layanan yang optimal. Pembangunan ka­rakter juga sangat penting ya saya kira, jadi STIKes ini berupaya menggabungkan dua hal itu, skill dan karakter,” katanya.

Tahun ajaran baru, STIKes Murni Teguh me­nyiapkan daya tampung 180 kursi. Pada tahun ini, kuliah akan digelar di Jalan Jawa No. 2 Rumah Sakit Murni Teguh lantai 7 dan 8, namun dipastikan tahun depan, ma­ha­siswa akan menempati ruang perku­lia­han di Jalan Kapten Batu Sihombing, Me­dan Estate, Percut Sei Tuan. (bambang riyanto)

http://www.stikes-murniteguh.com/index.php

https://www.facebook.com/maryrose.simanullang

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: